Awalan

Penyiar Radio di Malaysia Pasang Adzan Magrib Lebih Awal, Warga Batal Puasa Berjamaah




– Seorang penyiar radio di Malaysia memutar adzan Maghrib lebih awal dari yang dijadwalkan. Penyiar tersebut meminta maaf kepada warga Tawau karena berbuka puasa lebih awal akibat salah dengar adzan Maghrib.

Diketahui, penyiar radio itu bernama Mohd Safwan bin Junit telah memutar adzan sebanyak dua kali. Pertama pada pukul 18.16 dan 18.20 waktu setempat.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (3/4) di hari pertama puasa. Kejadian itu telah tersebar di media sosial dan mengklaim jika beberapa warga telah berbuka puasa.

Pihak Departemen Penyiaran Malaysia Sabah meminta maaf kepada publik, juga Mohd Safwan sendiri dilansir pada postingan akun facebook miliknya. Dirinya meminta maaf atas kejadian yang murni karena kesalahan teknis.

“Saya dengan rendah diri, secara pribadi, memohon maaf kepada warga Tawau yang terkesan dengan kejadian ini. Kesilapanini adalah kesilapan dari diri saya sendiri dan buka RTM Tawau atau Tawau FM. yang baik itu datangnya dari Allah dan yang kurang itu datangnya dari diri saya sendiri.” tulis Mohd Safwan.

Menanggapi hal tersebut, Datuk Dr. Zulkifli Mohamad al-Bakri memberikan pernyataan bahwa umat islam yang berbuka lebih dulu karena kejadian yang diakibatkan oleh penyiar radio, puasanya batal dan harus diganti pada saat bulan ramadhan telah selesai.

“Tidak sah dan batal puasa individu yang menyangka telah pun tenggelam matahari tetapi ia belum lagi tenggelam. Wajib diqada semula menurut jumhur ulama,” pungkas Zulkifli mengutip akun facebook Briged Pejuang Tanahair.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Penyiar Radio di Malaysia Pasang Adzan Magrib Lebih Awal, Warga Batal Puasa Berjamaah"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel